Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai TPI Tanoh Anoe Aceh Utara, polisi masih selidiki identitas korban.
Warga Aceh Utara dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di Sungai TPI Tanoh Anoe. Awalnya dikira benda hanyut, namun ternyata jasad manusia.
Siapa korban ini? Bagaimana ia bisa berakhir di sungai? Simak kronologi penemuan, kondisi korban, dan upaya polisi dalam mengungkap misteri ini berikut ini hanya di Aceh Indonesia.
Mayat Perempuan Tanpa Identitas Mengapung Di Sungai Aceh
Penemuan jasad seorang perempuan tanpa identitas yang mengapung di Sungai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, menggegerkan warga setempat pada Kamis (5/3/2026).
Nelayan yang melihatnya awalnya mengira benda itu boneka, namun saat didekati ternyata adalah mayat perempuan lanjut usia. Kejadian itu langsung menarik perhatian publik karena tidak ada informasi jelas tentang siapa korban tersebut hingga kini.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Penemuan Mayat Di Sungai TPI Tanoh Anoe
Warga setempat yang tengah menambatkan perahu menjadi saksi pertama adanya mayat yang mengambang di sungai. Ia awalnya tak menyangka saat melihat sosok yang mirip boneka di permukaan air. Rasa penasaran membuatnya mendekat untuk memastikan keadaan benda tersebut.
Saat diperiksa lebih dekat, ia terkejut melihat bahwa objek tersebut merupakan tubuh manusia. Korban diduga seorang perempuan lanjut usia yang tanpa identitas. Temuan itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk dilakukan langkah selanjutnya.
Tubuh korban kemudian didorong menuju tepi sungai sekitar lima meter supaya tidak hanyut oleh arus. Aksi evakuasi itu berlangsung cepat karena perhatian warga yang langsung berkumpul di lokasi.
Baca Juga: Tukar Mobil Rental Dengan 1 Ons Sabu! Bagaimana IRT Aceh Bisa Terlibat?
Kondisi Korban Saat Ditemukan
Menurut pihak kepolisian, mayat perempuan itu diperkirakan berusia sekitar 65 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan baju lengan panjang berwarna pink bermotif bunga dan rok hitam panjang.
Korban juga terlihat memakai sandal jepit berwarna biru di kaki sebelah kanan, sementara di tangan kanannya masih tergenggam beberapa lembar uang pecahan kecil. Hal ini menambah teka‑teki mengenai identitas dan latar belakangnya.
Polisi belum bisa memastikan apa penyebab kematian korban. Kondisi jasad masih diperiksa lebih lanjut oleh tim medis di rumah sakit rujukan setempat, termasuk kemungkinan adanya luka atau tanda‑tanda lain.
Penanganan Dan Proses Evakuasi
Setelah ditemukan, mayat langsung dievakuasi oleh pihak berwajib menggunakan ambulans ke Puskesmas Muara Batu. Selanjutnya korban dirujuk ke RS Cut Meutia di Buket Rata untuk pemeriksaan lanjutan.
Proses evakuasi ini dilakukan guna memastikan bahwa jenazah ditangani sesuai prosedur medis dan tetap dihormati. Polisi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses identifikasi lebih dalam.
Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang sesuai ciri‑cirinya agar segera melapor. Tujuannya untuk membantu proses pencocokan data identitas korban.
Upaya Identifikasi Dan Penyidikan
Kasus ini kini tengah ditangani oleh kepolisian setempat yang masih menyelidiki identitas korban. Hingga kini, belum ada warga yang melapor kehilangan anggota keluarga yang sesuai dengan ciri mayat tersebut.
Pihak berwajib berharap ada informasi dari masyarakat luas yang bisa membantu mengungkap siapa perempuan ini dan bagaimana ia bisa berakhir di sungai. Penyidikan terus berjalan untuk mendapatkan jawaban.
Masyarakat sekitar pun diminta tetap tenang sekaligus membantu pihak keamanan dengan memberi informasi bila memang mengenali ciri‑ciri korban. Polisi menegaskan bahwa informasi dari warga sangat penting dalam kasus seperti ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari ajnn.net
- Gambar Kedua dari satupena.co.id