Prabowo salat Id di Aceh untuk pantau pemulihan pasca bencana, teddy Sebut tujuan kunjungan ini menyentuh hati warga setempat.
Prabowo Subianto turun langsung ke Aceh untuk salat Id, bukan sekadar ibadah. Menurut Seskab Teddy, kunjungan ini untuk memantau pemulihan pasca bencana yang terjadi sebelumnya.
Kehadiran Prabowo menarik perhatian warga dan menjadi sorotan media, karena menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat terdampak. Apa saja fakta dan tujuan di balik kunjungan ini? Berikut ulasan lengkapnya yang memberikan gambaran menyeluruh hanya ada di Aceh Indonesia.
Kunjungan Prabowo Ke Aceh Di Hari Raya
Presiden Prabowo Subianto memilih melaksanakan salat Idul Fitri di Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3/2026). Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, kunjungan ini bukan hanya untuk beribadah bersama masyarakat setempat, tetapi juga memiliki misi penting lainnya.
Prabowo tiba di Aceh Tamiang setelah mengikuti rangkaian kegiatan malam takbiran di Medan, Sumatera Utara, dan langsung bersiap mengikuti salat Id di Masjid Darussalam.
Hadir bersama sejumlah menteri kabinet, kehadiran presiden di tengah umat Muslim Aceh menjadi momen penuh makna sekaligus kesempatan bagi pemerintah pusat untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat di daerah terdampak bencana.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Salat Id Dan Momen Kebersamaan Dengan Warga
Salat Idul Fitri kali ini berlangsung khidmat di Masjid Darussalam Aceh Tamiang dan diikuti sekitar 1.300 jemaah, termasuk pejabat dan warga lokal.
Momentum ini dimanfaatkan Prabowo bukan hanya sekadar menunaikan kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat di tengah proses pemulihan usai bencana.
Usai salat, presiden bersama warga melakukan halal bihalal dan bersilaturahmi, memberikan suasana hangat di tengah momen Idul Fitri yang penuh makna. Kehadiran tokoh nasional di tengah masyarakat kecil menjadi simbol bahwa pemerintah turut hadir di setiap sisi perayaan umat.
Baca Juga: Pemalakan Pemudik Aceh Saat Macet, Ancaman Mengerikan Terekam Kamera
Maksud Utama: Cek Pemulihan Pascabencana
Menurut Seskab Teddy, alasan utama Prabowo memilih lokasi Aceh adalah untuk mengecek langsung progres pemulihan wilayah yang terdampak bencana.
Sejumlah menteri seperti Menteri Dalam Negeri dan Menteri PUPR telah berada di Aceh lebih dulu untuk memantau pemulihan sejak beberapa hari sebelumnya. Presiden pun dijadwalkan menerima laporan langsung dari mereka mengenai perkembangan di lapangan.
Dengan hadir langsung di lokasi, pemerintah pusat ingin memastikan bahwa proses rehabilitasi, pembangunan huntara, serta pengembalian fasilitas publik berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak.
Fokus Peninjauan: Huntara Dan Infrastruktur
Usai salat Id, Prabowo melanjutkan kunjungannya dengan meninjau hunian sementara (huntara) korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam peninjauan tersebut, presiden memastikan bahwa fasilitas hunian yang dibangun pemerintah layak. Dan memenuhi kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor beberapa bulan lalu.
Kunjungan lapangan ini sekaligus menjadi evaluasi bagi pemerintah pusat untuk mengevaluasi progres rehabilitasi. Serta memastikan tidak ada hambatan berarti dalam pemulihan pascabencana.
Harapan Warga Dan Respon Pemerintah
Kedatangan Prabowo disambut antusias oleh warga Aceh Tamiang. Banyak yang berharap kehadiran presiden dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan memperhatikan kebutuhan mereka secara langsung.
Selain itu, langkah presiden juga dipandang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat di daerah bencana. Warga berharap suara dan kebutuhan mereka disampaikan langsung kepada pemerintah pusat.
Pihak pemerintah pusat menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan. Untuk memastikan bahwa pembangunan dan pemulihan pascabencana tidak berhenti, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat setempat.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari sumbar.antaranews.com