Aceh Hari Ini: Gelombang 2,5 Meter, Nelayan Diminta Waspada
BMKG peringatkan gelombang tinggi 2,5 meter di perairan Aceh hari ini. Nelayan dan warga pesisir diminta tetap waspada.
Perairan Aceh hari ini mengalami gelombang tinggi mencapai 2,5 meter. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan dan warga pesisir untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di laut selama kondisi ini berlangsung.
Peringatan dini Aceh Indonesia ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan laut dan kerugian material bagi masyarakat.
Gelombang 2,5 Meter Landai Perairan Aceh, Nelayan Diminta Waspada
BMKG Aceh memperingatkan adanya gelombang tinggi mencapai 2,5 meter yang melanda sejumlah wilayah perairan Provinsi Aceh hari ini, Senin (12/1/2026). Peringatan ini ditujukan kepada seluruh nelayan, operator kapal, dan warga pesisir agar berhati-hati dan menghindari aktivitas di laut saat kondisi berbahaya berlangsung.
Prakirawan BMKG Aceh, Nabila, menyampaikan bahwa gelombang tinggi diprediksi terjadi di lintasan Sabang-Banda Aceh, perairan Aceh Besar Meulaboh, perairan Aceh Barat Daya Simeulu, perairan selatan Simeulu, serta perairan Aceh Singkil Pulau Banyak. Kondisi ini termasuk kategori gelombang sedang, yang cukup berisiko bagi kapal kecil dan nelayan tradisional.
Kondisi Cuaca Dan Angin Di Perairan Aceh
Selain gelombang tinggi, BMKG memprediksi kecepatan angin di perairan Aceh mencapai 20 km/jam dari arah tenggara. Suhu udara berada di kisaran 18–31°C dengan kelembaban relatif antara 60–100 persen.
Prakirawan Nabila mengimbau nelayan dan penyedia jasa penyebrangan untuk tidak memaksakan berlayar jika gelombang dan angin memburuk. Kapal pelayaran dan perahu kecil disarankan menunda keberangkatan hingga kondisi laut lebih aman.
Langkah ini diambil sebagai antisipasi agar risiko kecelakaan laut dapat diminimalkan.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Sementara untuk Korban Bencana Sumatera
Hujan Dan Cuaca Ekstrem Di Beberapa Wilayah Aceh
Selain gelombang tinggi, beberapa wilayah Aceh diprediksi diguyur hujan disertai angin kencang, kilat, dan petir. Wilayah yang berpotensi hujan deras antara lain Aceh Tenggara dan Aceh Selatan.
Sementara Aceh Tengah dan Aceh Barat Daya berpeluang mengalami hujan ringan pada siang hingga sore hari. BMKG menekankan bahwa musim transisi identik dengan perubahan cuaca yang fluktuatif dan bisa terjadi secara tiba-tiba.
Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya.
Imbauan Waspada Untuk Nelayan Dan Masyarakat Pesisir
Nabila menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya nelayan dan penyedia jasa transportasi laut. Mereka diminta selalu memperhatikan kondisi laut dan cuaca sebelum berangkat.
Apabila terjadi hujan deras, kilat, petir, angin kencang, atau gelombang tinggi, aktivitas di laut sebaiknya dihentikan sementara hingga kondisi aman. Peringatan ini juga berlaku bagi masyarakat yang tinggal di pesisir, agar tetap waspada terhadap potensi banjir rob atau gelombang yang masuk ke daratan.
BMKG berharap dengan kewaspadaan dini, risiko kerugian materi maupun korban jiwa dapat diminimalkan. Dengan kondisi cuaca yang fluktuatif saat musim transisi, informasi cuaca terkini menjadi kunci keselamatan warga pesisir dan nelayan Aceh.
Waspada, patuhi peringatan, dan utamakan keselamatan di atas segalanya. Jangan lewatkan update berita seputaran Aceh Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari rri.co.id
- Gambar Kedua dari rri.co.id