Alat Berat Evakuasi Banjir

  • |

    Banjir Aceh Tamiang, Lima Alat Berat Dikerahkan Untuk Bersihkan Sekolah

    Pemerintah Aceh menurunkan lima alat berat untuk membersihkan sekolah-sekolah terdampak banjir di Aceh Tamiang.

    Banjir Aceh Tamiang, Lima Alat Berat Dikerahkan Untuk Bersihkan Sekolah

    Lumpur dan material banjir menutupi ruang kelas, perpustakaan, dan fasilitas belajar lainnya, mengganggu aktivitas belajar mengajar. Langkah cepat ini melibatkan Dinas Pendidikan, BPBD, serta masyarakat setempat dalam gotong-royong, memastikan sekolah pulih.

    Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Aceh di bawah ini hanya ada di Aceh Indonesia.

    Aceh Turunkan Lima Alat Berat Bersihkan Sekolah

    Pemerintah Aceh menurunkan lima unit alat berat untuk membersihkan sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan setelah hujan deras melanda wilayah tersebut beberapa hari terakhir, mengakibatkan beberapa sekolah terendam lumpur dan material banjir.

    Banjir yang terjadi di Aceh Tamiang membuat fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas, perpustakaan, dan lapangan sekolah, tertimbun lumpur. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, H. Rizal, menyampaikan bahwa pembersihan ini menjadi prioritas agar anak-anak tidak kehilangan waktu belajar.

    Selain itu, pemerintah setempat juga berkoordinasi dengan BPBD dan aparat kecamatan untuk memantau kondisi sekolah lain yang berpotensi terdampak. Langkah ini dilakukan agar tindakan cepat bisa diambil jika banjir susulan terjadi, terutama di sekolah-sekolah yang berada dekat sungai atau dataran rendah.

    Prioritas Bersihkan dan Pulihkan Sekolah

    Alat berat yang dikerahkan meliputi ekskavator, backhoe, dan dump truck untuk mengangkat lumpur dan material sisa banjir. Tim gabungan dari Dinas Pendidikan, BPBD, dan TNI-Polri bekerja secara bergotong-royong untuk mempercepat pembersihan.

    Setiap sekolah yang terdampak dibersihkan mulai dari halaman, ruang kelas, hingga fasilitas penunjang seperti WC dan kantin. Kepala sekolah berharap proses pembersihan selesai dalam waktu cepat agar kegiatan belajar mengajar tidak tertunda terlalu lama.

    Selain pembersihan fisik, pemerintah juga menyiapkan pemeriksaan fasilitas listrik dan sanitasi sekolah. Hal ini penting agar proses belajar dapat berjalan aman bagi guru dan siswa, serta mencegah risiko kecelakaan akibat infrastruktur yang rusak.

    Baca Juga: Resmi Ditetapkan! UMP Aceh 2026 Melonjak Drastis, Pekerja Bisa Senyum Lebar?

    Banjir Ganggu Kegiatan Belajar

    Banjir Ganggu Kegiatan Belajar

    Banjir di Aceh Tamiang mengganggu aktivitas belajar mengajar beberapa hari terakhir. Beberapa sekolah bahkan terpaksa meliburkan murid karena kondisi ruang kelas yang tidak memungkinkan untuk digunakan. Orang tua siswa merasa khawatir dan berharap pemerintah cepat menuntaskan pembersihan.

    Menurut pengakuan beberapa guru, lumpur yang menutupi ruang kelas membuat buku, peralatan, dan sarana belajar lainnya ikut rusak. Hal ini menambah beban sekolah karena harus segera mengganti fasilitas yang hilang atau rusak.

    Siswa di beberapa wilayah terdampak banjir kini harus belajar di ruang alternatif atau gedung serbaguna sementara. Upaya pemerintah dan pengurus sekolah sangat diapresiasi karena memungkinkan proses belajar tetap berjalan meski kondisi tidak ideal.

    Dukungan Pemerintah dan Masyarakat

    Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan. Selain mengerahkan alat berat, pihak terkait juga menyiapkan bantuan logistik berupa peralatan kebersihan, buku, dan perlengkapan sekolah agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman.

    Masyarakat setempat juga turut membantu proses pembersihan dengan gotong-royong membersihkan halaman sekolah dan saluran air di sekitar sekolah. Kolaborasi ini mempercepat pemulihan dan menciptakan rasa kebersamaan antarwarga.

    Pihak Dinas Pendidikan menekankan bahwa langkah ini tidak hanya untuk memulihkan kondisi fisik sekolah, tetapi juga untuk memastikan anak-anak Aceh Tamiang tetap mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa terhambat bencana. Pemerintah berharap koordinasi antara masyarakat, sekolah.

    Jangan lewatkan update berita seputaran Aceh Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    1. Gambar Utama dari aceh.antaranews.com
    2. Gambar Kedua dari rri.co.id