Kepala SMA di Aceh Apresiasi Tim Polri Beri Layanan Pemulihan Trauma

Bagikan

Sebuah sekolah menengah atas di Aceh menjadi salah satu lokasi pelaksanaan layanan pemulihan trauma yang diberikan oleh tim Kepolisian RI.

Kepala SMA di Aceh Apresiasi Tim Polri Beri Layanan Pemulihan Trauma

Kehadiran tim Polri ini bertujuan membantu siswa dan tenaga pendidik yang terdampak peristiwa traumatis, baik akibat bencana alam maupun kejadian sosial yang menimbulkan tekanan psikologis.

Program pemulihan trauma tersebut disambut positif oleh pihak sekolah karena dinilai memberikan dampak nyata terhadap kondisi mental para siswa.

Kepala SMA setempat menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian dengan pendekatan humanis memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi siswa.

Lingkungan sekolah yang sempat diliputi kecemasan perlahan kembali kondusif setelah adanya pendampingan psikologis yang dilakukan secara terstruktur. Program ini menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup aspek kemanusiaan dan sosial.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Aceh di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Aceh Indonesia.

Peran Tim Polri Dalam Pendampingan Pemulihan

Tim Polri yang diterjunkan dalam program ini terdiri dari personel yang memiliki kompetensi dalam pendampingan psikososial.

Mereka melakukan pendekatan persuasif kepada siswa melalui kegiatan interaktif yang bertujuan mengurangi rasa takut, cemas, dan stres. Pendampingan dilakukan dengan metode yang disesuaikan dengan usia remaja, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Selain kepada siswa, pendampingan juga diberikan kepada guru dan staf sekolah. Hal ini penting karena tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif.

Tim Polri berupaya membangun komunikasi yang terbuka agar seluruh warga sekolah merasa didukung dan tidak sendirian dalam menghadapi dampak psikologis yang muncul akibat peristiwa traumatis.

Apresiasi Kepala Sekolah Terhadap Pendekatan Humanis

Kepala SMA di Aceh tersebut secara terbuka menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Polri yang dinilai cepat dan tepat sasaran. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak bersifat kaku, melainkan penuh empati dan kepedulian.

Hal ini membuat siswa lebih mudah terbuka dan berani mengekspresikan perasaan mereka, yang menjadi bagian penting dalam proses pemulihan trauma.

Ia juga menilai bahwa kehadiran Polri di sekolah dengan misi kemanusiaan memberikan contoh positif bagi para siswa tentang peran negara dalam melindungi warganya.

Pendekatan ini membantu menghilangkan stigma negatif dan memperkuat kepercayaan generasi muda terhadap institusi kepolisian. Kepala sekolah berharap program serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lain yang membutuhkan.

Baca Juga: Banjir Aceh Tamiang, Lima Alat Berat Dikerahkan Untuk Bersihkan Sekolah

Dampak Positif Bagi Siswa

Dampak Positif Bagi Siswa

Seiring berjalannya program pemulihan trauma, perubahan positif mulai terlihat di lingkungan sekolah. Siswa yang sebelumnya menunjukkan tanda-tanda ketakutan dan penarikan diri perlahan kembali aktif dalam kegiatan belajar. Interaksi sosial antar siswa juga mulai membaik, menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan kondusif.

Guru-guru merasakan manfaat langsung dari pendampingan tersebut karena proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan lebih efektif.

Dengan kondisi psikologis siswa yang semakin stabil, fokus terhadap pelajaran meningkat. Sekolah pun dapat kembali menjalankan aktivitas pendidikan secara normal tanpa dibayangi rasa cemas yang berlebihan.

Harapan Keberlanjutan Program Pemulihan Trauma

Pihak sekolah berharap layanan pemulihan trauma yang dilakukan oleh Polri tidak bersifat sementara, melainkan menjadi bagian dari program berkelanjutan dalam penanganan dampak psikologis di dunia pendidikan.

Kolaborasi antara sekolah, aparat keamanan, dan instansi terkait dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat secara mental.

Kepala SMA tersebut menegaskan bahwa pemulihan trauma merupakan proses yang membutuhkan waktu dan konsistensi.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan mampu menghadapi tantangan di masa depan.

Apresiasi yang diberikan kepada tim Polri menjadi cerminan bahwa pendekatan humanis dan kepedulian sosial memiliki peran besar dalam membangun kepercayaan serta memperkuat ketahanan mental masyarakat, khususnya di kalangan pelajar di Aceh.

Tetap pantau dan nikmati informasi menarik setiap hari, selalu terupdate dan terpercaya, hanya di .

Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari waspadaaceh.com
  • Gambar Kedua dari okezone.com

Similar Posts

  • PKB Dan HRD Peduli Kembali Distribusikan Bantuan Untuk Korban Bencana Aceh Tengah

    Bagikan

    PKB dan HRD Peduli kembali menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Aceh Tengah, meringankan beban warga terdampak.

    PKB Dan HRD Peduli Kembali Distribusikan Bantuan Untuk Korban Bencana Aceh Tengah 700

    PKB dan HRD Peduli kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga Aceh Tengah yang terdampak bencana. Bantuan berupa kebutuhan pokok dan logistik disalurkan langsung ke korban untuk meringankan beban mereka.

    Aksi sosial ini tidak hanya menghadirkan bantuan fisik, tetapi juga semangat solidaritas yang menguatkan masyarakat terdampak. Kehadiran tim relawan membuat warga merasa diperhatikan dan didukung di tengah kesulitan .

    Pemulihan Aceh Tengah Pasca Bencana Alam

    Musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa Aceh dan beberapa wilayah Sumatera kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Meskipun begitu, sejumlah warga korban bencana masih harus tinggal di tenda darurat, meunasah, atau pesantren.

    Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi salah satu wilayah yang terdampak signifikan. Puluhan Kepala Keluarga dan ratusan jiwa masih mengungsi di dataran tinggi Gayo, menunggu kondisi lingkungan kembali aman dan layak huni.

    Keberadaan pengungsi yang masih bertahan di lokasi-lokasi sementara ini menunjukkan bahwa proses rehabilitasi dan pemulihan pasca-bencana memerlukan perhatian dan bantuan berkelanjutan dari berbagai pihak.

    PKB Dan HRD Peduli Salurkan Bantuan Kemanusiaan

    Sebagai bentuk kepedulian, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan H Ruslan Daud (HRD) Peduli kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Aceh Tengah. Aksi ini ditujukan untuk meringankan beban korban banjir dan tanah longsor yang masih mengungsi.

    Bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, mie instan, air mineral, telur, roti, makanan ringan, pakaian, hingga Alquran dan baju baru. Semua bantuan tersebut disalurkan langsung kepada korban yang berada di Komplek Pesantren Mi’yarul Ulum Al-Aziziyah Kecamatan Bintang, Rabu (29/1/2026).

    Tim relawan PKB dan HRD Peduli dipimpin oleh Hj Faridah Adam, anggota Forum Silaturrahmi Istri (FSI) Anggota DPR RI Fraksi PKB dan istri HRD, yang turut memastikan distribusi bantuan berlangsung tepat sasaran dan aman.

    Baca Juga: Mendikdasmen Pastikan Pendidikan Tetap Jalan Pasca Bencana Aceh Utara

    Komitmen Berkelanjutan PKB Dan HRD Peduli

    Komitmen Berkelanjutan PKB Dan HRD Peduli 700

    Bantuan ini merupakan lanjutan dari komitmen PKB dan HRD Peduli untuk selalu hadir di tengah masyarakat terdampak bencana. Mereka berupaya memastikan warga Aceh dan Sumatera tetap mendapatkan perhatian meski kondisi bencana mulai mereda.

    Banjir dan tanah longsor tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, aksi sosial seperti ini sangat diperlukan sebagai bentuk solidaritas nyata dari berbagai pihak.

    Langkah PKB dan HRD Peduli menegaskan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya bersifat sesaat, melainkan upaya berkelanjutan untuk membantu warga pulih dari trauma dan kerugian yang dialami.

    Sambutan Warga Dan Pengungsi Aceh Tengah

    Para pengungsi yang masih berada di pesantren menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Tgk Sahrika, pimpinan Pesantren Mi’yarul Ulum Al-Aziziyah, menyatakan terima kasih secara langsung kepada PKB dan HRD Peduli atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan.

    Selain itu, warga yang mengungsi juga menyampaikan apresiasi mereka, karena bantuan sembako, pakaian, dan kebutuhan lain sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pengungsian.

    Kehadiran tim relawan PKB dan HRD Peduli menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana. Solidaritas ini diharapkan menjadi contoh bagi pihak lain untuk ikut peduli dan membantu warga yang masih membutuhkan.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari aceh.tribunnews.com
    • Gambar Kedua dari cnnindonesia.com
  • |

    Cegah Kerusakan Lagi, Truk Yang Lewat Jembatan Bailey Kuta Blang Akan Ditimbang

    Bagikan

    Truk yang melintas Jembatan Bailey Kuta Blang akan ditimbang untuk mencegah kerusakan, Langkah ini pastikan jembatan tetap aman dilalui.

    Cegah Kerusakan Lagi, Truk Yang Lewat Jembatan Bailey Kuta Blang Akan Ditimbang 700

    Untuk mencegah kerusakan kembali, Jembatan Bailey Kuta Blang kini diawasi lebih ketat. Truk yang melintas akan ditimbang terlebih dahulu agar beban sesuai kapasitas jembatan.

    Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan pengguna jalan Aceh Indonesia sekaligus memperpanjang umur jembatan yang vital bagi akses transportasi setempat. Pengawasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan jembatan tetap kokoh dan aman, sekaligus mengedukasi pengemudi agar mematuhi batas berat kendaraan yang diperbolehkan.

    Truk Bermuatan Berat Jadi Penyebab Kerusakan Jembatan

    Jembatan Bailey Kuta Blang di Kabupaten Bireuen, Aceh, kembali menjadi sorotan setelah lantainya beberapa kali mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut diduga kuat akibat truk bermuatan berat yang melintas melebihi kapasitas.

    Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menerapkan penimbangan kendaraan sebelum melintas di jembatan tersebut. Jembatan ini memiliki peran vital sebagai jalur penghubung utama di lintas nasional Banda Aceh Medan.

    Tingginya aktivitas kendaraan angkutan barang membuat struktur jembatan kerap menerima beban berlebih. Kondisi tersebut mempercepat kerusakan lantai jembatan dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

    Pemerintah Terapkan Penimbangan Truk

    Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa kebijakan penimbangan kendaraan merupakan hasil evaluasi lapangan. Berdasarkan temuan, lantai jembatan rusak akibat kendaraan yang melampaui batas maksimal muatan.

    Saat ini, truk tronton untuk sementara dilarang melintas karena berisiko menimbulkan kerusakan lebih parah. Jembatan Bailey Kuta Blang sendiri hanya mampu menahan beban hingga 30 ton.

    Kebijakan ini diambil demi menjaga keselamatan serta mencegah gangguan lalu lintas yang lebih luas. Menurut MTA, pembatasan tersebut bukan semata-mata larangan, melainkan langkah antisipatif agar akses transportasi tetap berjalan tanpa menimbulkan kerusakan lanjutan.

    Baca Juga: Percepat Pemulihan Aceh, Pemerintah Kembalikan TKD

    Dua Titik Timbangan Disiapkan Di Jalur Strategis

    Dua Titik Timbangan Disiapkan Di Jalur Strategis 700

    Pemerintah Aceh bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Kementerian Perhubungan telah menyiapkan dua unit timbangan kendaraan. Timbangan tersebut akan ditempatkan di dua arah, yakni dari jalur Banda Aceh dan dari arah Medan.

    Penentuan lokasi timbangan masih dalam tahap koordinasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Lokasi yang dipilih harus memungkinkan kendaraan besar berhenti dengan aman dan proses penimbangan dapat dilakukan secara akurat.

    Selama ini, petugas di lapangan hanya mengandalkan perkiraan visual dalam menilai muatan kendaraan. Dengan adanya timbangan resmi, diharapkan pengawasan menjadi lebih objektif dan efektif, serta mampu menekan pelanggaran tonase yang selama ini kerap terjadi.

    Upaya Bersama Menjaga Infrastruktur Jalan

    Pemerintah mengimbau para pengusaha angkutan barang untuk lebih disiplin dalam mematuhi aturan muatan. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci utama agar infrastruktur jalan dapat digunakan dalam jangka panjang tanpa cepat rusak.

    MTA menegaskan bahwa langkah ini bukan semata untuk penertiban, melainkan demi kepentingan masyarakat luas. Kerusakan jembatan berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang, mobilitas warga, hingga aktivitas ekonomi daerah.

    Sebagai informasi, Jembatan Kuta Blang sebelumnya sempat putus akibat banjir besar yang melanda Aceh pada 26 November 2025. Saat itu, akses Banda Aceh Medan lumpuh total hingga pemerintah membangun jembatan bailey sebagai solusi sementara yang diresmikan pada akhir Desember.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari detik.com
    • Gambar Kedua dari pojokmerdeka.net
  • Aceh Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Hingga 8 Januari 2026

    Bagikan

    Pemerintah Aceh kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana hingga 8 Januari 2026 yang terdampak bencana alam.

    Aceh Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Hingga 8 Januari 2026

    Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan yang dinilai masih membutuhkan penanganan khusus dan respons cepat dari pemerintah.

    Sejumlah wilayah di Aceh masih menghadapi dampak serius akibat bencana alam, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

    Dengan perpanjangan status tanggap darurat, pemerintah daerah memiliki ruang gerak lebih luas untuk mempercepat penanganan dan memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

    Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Aceh di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Aceh Indonesia.

    Alasan Perpanjangan Masa Tanggap Darurat

    Perpanjangan masa tanggap darurat dilakukan karena proses pemulihan di beberapa daerah belum berjalan optimal. Masih terdapat warga yang mengungsi dan membutuhkan bantuan logistik serta layanan dasar.

    Selain itu, cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi menjadi pertimbangan penting dalam keputusan ini. Pemerintah Aceh menilai bahwa mengakhiri status tanggap darurat terlalu dini dapat meningkatkan risiko bagi masyarakat, terutama di wilayah rawan bencana.

    Oleh karena itu, perpanjangan hingga awal 2026 dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga kesiapsiagaan dan stabilitas di daerah terdampak.

    Fokus Penanganan Selama Tanggap Darurat

    Selama masa tanggap darurat diperpanjang, pemerintah Aceh tetap memfokuskan penanganan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

    Distribusi bantuan logistik, penyediaan layanan kesehatan, serta penanganan pengungsi menjadi prioritas utama. Pemerintah juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur yang rusak agar perbaikan darurat dapat segera dilakukan.

    Koordinasi lintas instansi diperkuat untuk memastikan setiap langkah penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran. Dengan status tanggap darurat yang masih berlaku, pemerintah dapat mengambil tindakan cepat tanpa terhambat prosedur administratif yang panjang.

    Baca Juga:

    Upaya Pemerintah Koordinasi Lintas Sektor

    Upaya Pemerintah Koordinasi Lintas Sektor

    Dalam masa tanggap darurat yang diperpanjang ini, pemerintah Aceh meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, TNI, Polri, serta lembaga kemanusiaan.

    Penanganan bencana dilakukan secara terpadu mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, hingga rehabilitasi infrastruktur. Pemerintah juga memperkuat sistem peringatan dini dan pemantauan cuaca untuk mengantisipasi kemungkinan bencana lanjutan.

    Selain penanganan darurat, pemerintah mulai menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi jangka menengah. Fokus tidak hanya pada perbaikan fisik, tetapi juga pada penguatan ketahanan masyarakat terhadap bencana.

    Edukasi kebencanaan, penataan ruang berbasis mitigasi, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tahan bencana menjadi bagian dari rencana jangka panjang yang mulai disusun.

    Dampak Terhadap Kehidupan Masyarakat

    Masyarakat di wilayah terdampak masih menghadapi berbagai kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sebagian warga masih tinggal di lokasi pengungsian karena rumah mereka rusak atau berada di zona rawan bencana.

    Keterbatasan akses air bersih, layanan kesehatan, dan sarana pendidikan menjadi tantangan yang terus dihadapi. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan dalam kondisi ini.

    Perpanjangan masa tanggap darurat diharapkan dapat menjamin keberlanjutan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta pendampingan psikososial bagi warga terdampak.

    Pemerintah daerah bersama relawan dan berbagai organisasi kemanusiaan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Selain itu, upaya pemulihan ekonomi lokal juga mulai dirancang agar warga dapat kembali beraktivitas secara normal secara bertahap.

    Tetap pantau dan nikmati informasi menarik setiap hari, selalu terupdate dan terpercaya, hanya di .

    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari waspadaaceh.com
    • Gambar Kedua dari okezone.com
  • Kemenkomdigi Pastikan Jaringan Telekomunikasi Aceh Pulih 95 Persen

    Bagikan

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memastikan jaringan telekomunikasi di Aceh telah pulih hingga 95 persen.

    Kemenkomdigi Pastikan Jaringan Telekomunikasi Aceh Pulih 95 Persen

    Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan operator seluler dan penyedia layanan internet. Kemenkomdigi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pemulihan hingga 100 persen agar layanan komunikasi, internet, dan aktivitas digital masyarakat Aceh kembali normal dan berjalan lancar.

    Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Aceh di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Aceh Indonesia.

    Jaringan Telekomunikasi Aceh Sudah Pulih 95 Persen

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkomdigi) mengumumkan bahwa jaringan telekomunikasi di Aceh telah pulih hingga 95 persen pasca-terjadinya gangguan yang melanda beberapa wilayah. Gangguan ini sebelumnya menyebabkan kesulitan komunikasi bagi masyarakat, termasuk layanan internet, telepon, dan perbankan digital.

    Menurut keterangan Kemenkomdigi, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sejak beberapa hari terakhir dengan fokus pada wilayah yang paling terdampak. Pihak kementerian memastikan bahwa sebagian besar jaringan kembali normal dan pelayanan publik mulai berjalan lancar. Upaya pemulihan ini melibatkan kerja sama intensif dengan operator telekomunikasi serta dukungan pemerintah daerah.

    Masyarakat dihimbau untuk tetap bersabar karena sejumlah titik remote masih dalam proses pemulihan. Kemenkomdigi menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh wilayah Aceh dapat menikmati layanan komunikasi yang stabil secepat mungkin. Untuk mendukung hal tersebut, Kemenkomdigi terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

    Dampak Gangguan Jaringan Bagi Aktivitas Masyarakat

    Gangguan jaringan sebelumnya sempat berdampak signifikan pada aktivitas sehari-hari warga Aceh. Beberapa layanan penting seperti transaksi perbankan, pembayaran digital, dan komunikasi antarwilayah mengalami keterlambatan.

    Selain itu, sektor pendidikan dan bisnis juga merasakan dampaknya. Sekolah dan kampus yang mengandalkan akses internet untuk kegiatan daring terpaksa menunda proses belajar, sementara pelaku usaha mengalami kesulitan dalam transaksi dan koordinasi dengan pelanggan.

    Kemenkomdigi menegaskan bahwa pemulihan jaringan menjadi prioritas untuk meminimalisir gangguan ekonomi dan sosial. Dengan jaringan yang kembali stabil, diharapkan aktivitas masyarakat dapat normal kembali tanpa hambatan berarti.

    Baca Juga: Pencarian Dramatis Di Aceh Timur, Petani Hilang Diterkam Buaya

    Upaya Pemulihan dan Teknologi Yang Digunakan

    Kemenkomdigi Pastikan Jaringan Telekomunikasi Aceh Pulih 95 Persen

    Dalam proses pemulihan, Kemenkomdigi bekerja sama dengan operator seluler, penyedia internet, dan pihak terkait untuk mempercepat restorasi. Teknisi dikerahkan ke lokasi terdampak dan melakukan pemeriksaan infrastruktur seperti BTS, kabel serat optik, serta peralatan pendukung lainnya.

    Selain itu, kementerian menggunakan teknologi monitoring canggih untuk mendeteksi titik rawan gangguan sehingga dapat dilakukan perbaikan secara cepat. Hal ini memungkinkan pemulihan jaringan berjalan efisien dan mengurangi risiko gangguan berulang.

    Kemenkomdigi juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan keamanan lokasi dan akses bagi tim teknisi, sehingga pemulihan dapat dilakukan tanpa hambatan.

    Sampaikan Harapan dan Imbauan Untuk Masyarakat

    Kemenkomdigi berharap seluruh jaringan di Aceh dapat pulih sepenuhnya dalam beberapa hari ke depan. Pihak kementerian menegaskan akan terus memantau kualitas layanan agar gangguan serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

    Menurut keterangan Kemenkomdigi, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sejak beberapa hari terakhir dengan fokus pada wilayah yang paling terdampak. Pihak kementerian memastikan bahwa sebagian besar jaringan kembali normal dan pelayanan publik mulai berjalan lancar.

    Selain itu, Kemenkomdigi menyarankan warga tetap menggunakan layanan digital secara bijak, termasuk mengamankan perangkat dan data pribadi. Dengan jaringan yang pulih, kegiatan komunikasi, pendidikan, dan ekonomi di Aceh diharapkan kembali lancar dan produktif.

    Jangan lewatkan update berita seputaran Aceh Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    1. Gambar Utama dari detik.com
    2. Gambar Kedua dari inet.detik.com
  • |

    Menkes Soroti Peran Relawan Pulihkan Trauma Anak Pasca-Bencana Aceh

    Bagikan

    Menteri Kesehatan soroti peran penting relawan dalam memulihkan trauma anak-anak korban bencana di Aceh, melalui kegiatan bermain, bercerita.

    Menkes Soroti Peran Relawan Pulihkan Trauma Anak Pasca-Bencana Aceh

    Menkes menekankan dukungan pemerintah dengan tenaga psikolog dan fasilitas kesehatan mental agar pemulihan berjalan optimal. Program ini diharapkan menjadi model pemulihan trauma anak pasca-bencana bagi daerah rawan bencana lainnya, sekaligus memberikan harapan bagi orang tua dan masyarakat.

    Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Aceh di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Aceh Indonesia.

    Menkes Soroti Upaya Relawan Pulihkan Trauma Anak Aceh

    Menteri Kesehatan (Menkes) RI menyoroti pentingnya pemulihan psikologis anak-anak yang terdampak bencana alam di Aceh. Dalam kunjungannya ke sejumlah posko penanganan bencana, Menkes menekankan peran relawan yang memberikan pendampingan trauma agar anak-anak bisa kembali merasa aman dan nyaman.

    “Kami melihat anak-anak yang selamat dari bencana membutuhkan perhatian khusus, tidak hanya fisik tetapi juga mental dan emosional,” ujar Menkes saat berdialog dengan relawan dan keluarga korban, Sabtu (4/1/2026). Konseling sangat penting untuk membantu mereka mengatasi rasa cemas, trauma, serta membangun kembali rasa aman dan percaya diri,” tambah Menkes.

    Menkes mengapresiasi kerja keras tim relawan yang membantu anak-anak melalui berbagai kegiatan edukatif dan rekreasi, sekaligus memberikan konseling psikologis. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengurangi kecemasan dan ketakutan pasca-bencana.

    Relawan Bantu Anak Pulih dari Trauma

    Para relawan di Aceh mengimplementasikan metode pemulihan trauma melalui kegiatan bermain, bercerita, dan seni kreatif. Aktivitas ini bertujuan membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka setelah mengalami kejadian traumatis.

    Seorang relawan, Siti Nur, menjelaskan bahwa anak-anak kerap menunjukkan gejala cemas, takut, atau sulit tidur setelah bencana. “Kami menggunakan teknik bermain dan bercerita untuk membuat mereka nyaman dan kembali percaya diri,” katanya.

    Selain itu, relawan juga melakukan sesi konseling kelompok dengan pendekatan psikologi anak. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi anak untuk saling berbagi pengalaman, sehingga mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi trauma.

    Baca Juga: Praja IPDN Diterjunkan Ke Aceh Tamiang, Prioritas Utama: Pemerintahan Pulih Cepat

    Dukungan Pemerintah dan Kesehatan Mental

    Dukungan Pemerintah dan Kesehatan Mental

    Menkes menegaskan bahwa pemerintah pusat mendukung penuh program pemulihan psikologis pasca-bencana. Kementerian Kesehatan menyalurkan tenaga psikolog, tenaga medis, serta logistik untuk mendukung kegiatan relawan di lapangan.

    “Kami menyiapkan fasilitas layanan kesehatan mental sementara di beberapa posko. Anak-anak dapat berkonsultasi dengan psikolog secara gratis,” ujar Menkes.

    Selain itu, pelatihan bagi relawan dan tenaga medis terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mereka menangani trauma anak. Pemerintah berharap pendekatan ini bisa menjadi model bagi daerah lain yang rawan bencana.

    Dampak Positif dan Harapan Masyarakat

    Hasil pendampingan trauma menunjukkan perubahan positif pada anak-anak. Banyak anak yang sebelumnya cemas dan takut kini mulai berinteraksi dengan teman-teman dan mengikuti kegiatan belajar maupun bermain di posko.

    Orang tua mengaku bersyukur dengan adanya dukungan psikologis ini. “Anak saya sekarang bisa tidur lebih tenang dan bermain seperti biasa. Kami sangat berterima kasih kepada relawan dan pemerintah,” kata seorang orang tua korban bencana.

    Menkes berharap pendekatan holistik ini terus dijalankan agar anak-anak bisa pulih sepenuhnya dari trauma. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya relawan dan pemerintah agar pemulihan psikologis pasca-bencana bisa berjalan optimal.

    Jangan lewatkan update berita seputaran Aceh Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    1. Gambar Utama dari health.detik.com
    2. Gambar Kedua dari jurnalbatam.id
  • Satgas Ungkap Data Terkini: 105.842 Korban Bencana Sumatera Mengungsi

    Bagikan

    Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Sumatera mengungkap jumlah pengungsi yang masih berada di lokasi pengungsian mencapai 105.842 orang.

    Satgas Ungkap Data Terkini: 105.842 Korban Bencana Sumatera Mengungsi

    Berdasarkan data terbaru, Satgas Penanggulangan Bencana mencatat jumlah pengungsi tersisa mencapai 105.842 orang. Mereka tersebar di berbagai lokasi pengungsian, mulai dari gedung sekolah, balai desa, hingga tenda darurat yang didirikan sementara.

    Kondisi ini menuntut koordinasi ketat antara pihak pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta relawan lokal untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

    Setiap pengungsi membutuhkan akses makanan, air bersih, fasilitas kesehatan, serta perlindungan dari cuaca ekstrem. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Aceh di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Aceh Indonesia.

    Upaya Pemerintah Satgas

    Pemerintah provinsi bekerja sama dengan Satgas Penanggulangan Bencana melakukan koordinasi agar penanganan pengungsi berjalan lancar.

    Penyaluran bantuan diatur sesuai prioritas kebutuhan mendesak, termasuk makanan siap saji, pakaian hangat, serta perlengkapan sanitasi.

    Posko darurat didirikan di setiap kabupaten terdampak untuk memantau kondisi pengungsi sekaligus mengatur distribusi bantuan.

    Langkah ini bertujuan agar bantuan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan dengan cepat tanpa menimbulkan antrean panjang yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

    Evakuasi dilakukan secara bertahap sesuai prioritas wilayah yang paling terdampak. Tim Satgas memanfaatkan kendaraan darat, air, serta jalur darat yang masih dapat dilalui untuk membawa warga ke tempat aman.

    Proses evakuasi melibatkan tenaga profesional, aparat pemerintah, serta relawan. Penyaluran bantuan makanan, obat-obatan, serta kebutuhan pokok lainnya dilakukan secara serentak agar semua pengungsi menerima layanan yang memadai.

    Ketersediaan logistik dipantau setiap saat agar tidak terjadi kekosongan di titik pengungsian utama.

    Data Pemantauan Berkala

    Satgas secara rutin melakukan pendataan untuk memperbarui jumlah pengungsi di setiap lokasi. Dari hasil pemantauan terakhir, tercatat sebanyak 105.842 orang masih berada di tempat pengungsian.

    Data ini digunakan untuk menentukan alokasi logistik, tenaga medis, serta kebutuhan air bersih. Pemantauan dilakukan melalui kunjungan lapangan, laporan dari kepala desa, dan komunikasi dengan relawan di setiap posko.

    Informasi yang akurat sangat penting agar sumber daya tersedia cukup bagi pengungsi tanpa menimbulkan kekurangan di titik tertentu.

    Baca Juga: PLN Bergerak Cepat Relokasi SUTT Demi Hindari Longsor Di Aceh Tengah

    Pemantauan Berkala Pengungsi

    Pemantauan Berkala Pengungsi

    Satgas secara rutin melakukan pendataan untuk memperbarui jumlah pengungsi di setiap lokasi. Hasil pemantauan terakhir mencatat sebanyak 105.842 orang masih berada di tempat pengungsian.

    Data ini digunakan untuk menentukan alokasi logistik, tenaga medis, serta kebutuhan air bersih. Pemantauan dilakukan melalui kunjungan lapangan, laporan dari kepala desa, serta komunikasi dengan relawan di setiap posko.

    Informasi yang akurat menjadi faktor penting agar pengungsi memperoleh bantuan cukup tanpa adanya kekurangan di titik tertentu. Pendataan juga membantu tim mengidentifikasi kelompok paling rentan, termasuk lansia serta anak-anak, untuk mendapatkan prioritas layanan.

    Lokasi Pengungsian & Fasilitas Tersedia

    Pengungsian tersebar di berbagai titik strategis, mulai dari gedung sekolah, balai desa, masjid, hingga tenda darurat yang didirikan sementara.

    Fasilitas dasar disiapkan bagi pengungsi, termasuk tempat tidur, makanan, air bersih, obat-obatan, serta layanan kesehatan. Tim medis terus memantau kondisi kesehatan warga untuk mencegah penyebaran penyakit akibat kepadatan di pengungsian.

    Relawan lokal membantu distribusi logistik sekaligus memberikan pendampingan bagi anak-anak agar tetap bisa belajar meskipun berada di tempat darurat.

    Suasana pengungsian tetap tertib berkat pengaturan yang dilakukan oleh petugas Satgas secara rutin. Tetap pantau dan nikmati informasi menarik setiap hari, selalu terupdate dan terpercaya, hanya di .


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari waspadaaceh.com
    • Gambar Kedua dari okezone.com