Bupati Bireuen langsung menyalurkan Bantuan Tunai Multiguna kepada warga terdampak banjir, membantu meringankan beban mereka segera.
Bencana banjir kerap meninggalkan duka dan kerugian. Di Kabupaten Bireuen, pemerintah daerah bersama mitra bergerak cepat. Ratusan korban banjir di Meunasah Pante Lhong kini bernapas lega setelah menerima Bantuan Tunai Multiguna (BanTu) dari Bupati Bireuen. Program ini menjadi angin segar bagi pemulihan ekonomi warga terdampak.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Aceh di bawah ini hanya ada di Aceh Indonesia.
Penyerahan Bantuan Tunai Multiguna (BanTu)
Pada Jumat sore, 6 Februari 2026, Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, secara langsung menyerahkan Bantuan Tunai Multiguna (BanTu) kepada ratusan korban banjir. Acara penyerahan berlangsung di Meunasah Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, dihadiri oleh berbagai pihak penting.
Bantuan uang tunai ini disalurkan melalui rekening bank, hasil kerja sama dengan Yayasan Fondasi Hidup (FH Indonesia). Direktur Nasional Yayasan Fondasi Hidup, Effendy Aritonang, turut hadir dalam acara tersebut bersama para asisten bupati, kepala dinas, Plt Kalak BPBD Bireuen, Camat Peusangan, dan undangan lainnya, menandakan sinergi lintas sektor.
Sejak usai shalat Jumat, meunasah tersebut telah dipadati oleh para korban banjir, termasuk mereka yang masih mengungsi di tenda-tenda dalam komplek meunasah. Nama-nama penerima bantuan telah ditempel di tenda pengungsian, memungkinkan warga untuk melihat daftar penerima secara transparan dan memastikan tidak ada yang terlewat.
Program ARISE Dan Dukungan Internasional
Direktur Nasional Yayasan Fondasi Hidup, Effendi Aritonang, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari proyek Aceh Relief Integrated Support in Emergency (ARISE). Proyek ini mendapatkan dukungan penuh dari Tearfund Netherlands, menunjukkan adanya perhatian dan bantuan internasional untuk penanganan pasca-bencana di Aceh.
Yayasan Fondasi Hidup secara khusus menyalurkan Bantuan Tunai Multiguna (BanTu) ini untuk mendukung pemulihan kehidupan keluarga yang terdampak bencana. Fokus utama adalah di Kecamatan Peusangan, wilayah yang mengalami dampak signifikan dari banjir. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Program ARISE ini menjangkau tujuh desa dengan total sasaran sebanyak 1.612 Kepala Keluarga (KK). Ini menunjukkan cakupan bantuan yang luas, menjangkau banyak keluarga yang membutuhkan. Dengan adanya dukungan internasional, diharapkan pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan komprehensif.
Baca Juga: Kanwil Imigrasi Aceh Canangkan Zona Integritas, Dorong Pelayanan Publik Bersih
Skema Penyaluran Bantuan Yang Transparan
Dalam pelaksanaannya, Yayasan Fondasi Hidup menggandeng Bank Aceh untuk proses penyaluran bantuan sebesar Rp 2.000.000 per keluarga penerima manfaat. Dana ini disalurkan dalam dua tahap transfer, memastikan bahwa bantuan dapat dimanfaatkan secara bertahap untuk kebutuhan mendesak dan pemulihan jangka menengah.
Selain bantuan pokok, terdapat pula tambahan sebesar Rp 250.000 bagi penerima manfaat yang merupakan penyandang disabilitas atau memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas. Inisiatif ini menunjukkan perhatian khusus terhadap kelompok rentan, memastikan bantuan menjangkau mereka yang paling membutuhkan perhatian ekstra.
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Program Bantuan Non Tunai atau Multi Purpose Cash (MPC) ini. Beliau menekankan bahwa program ini dilaksanakan melalui tahapan yang terencana, transparan, dan akuntabel, melibatkan pemerintah daerah, aparatur desa, komite lokal, serta Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen.
Kolaborasi Dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Program ini dimulai dengan asesmen lapangan yang komprehensif, diikuti dengan koordinasi erat bersama BPBD, pemerintah kecamatan, dan desa. Kolaborasi ini menunjukkan pendekatan holistik dalam penanganan bencana. Kerja sama dengan berbagai NGO dan Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen juga menjadi kunci keberhasilan penyaluran bantuan.
Bantuan yang disalurkan ini bukan hanya sekadar dana, melainkan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana. Ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dan mitra untuk meringankan beban penderitaan warga dan membantu mereka bangkit kembali setelah diterpa musibah.
Pemerintah Kabupaten Bireuen sangat mengapresiasi program ini karena dinilai sangat transparan dan tepat sasaran. Dengan adanya proses yang jelas dan akuntabel, bantuan dapat sampai kepada mereka yang benar-benar berhak, meminimalkan potensi penyalahgunaan dan memastikan efektivitas bantuan dalam proses pemulihan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Aceh Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari aceh.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari kabarbireuen.com